Kurikulum pendidikan beberapa tahun terakhir tidak hanya menuntut murid mampu mengerjakan ujian tertulis, namun juga mengampu murid berinteraksi dan memiliki kepercayaan diri. Salah satu cara melatih keterampilan ini adalah presentasi. Kini presentasi tidak hanya digunakan di kantor ataupun kegiatan bisnis. Praktik presentasi makin lazim di sekolah seiring dengan kesadaran perlunya mengasah skill ini sejak dini. Maka dari itu presentasi menjadi agenda wajib yang harus dikuasai murid. 

Berbanding lurus dengan perkembangan zaman, kualitas dunia pendidikan juga semakin meningkat. Semakin banyak saja teknologi yang dimanfaatkan sebagai alat ajar di sekolah. Jika dulu hanya sebatas papan tulis dan buku, kini pendukung aktivitas belajar dapat diganti dengan iPad. Banyak yang beranggapan bahwa iPad hanya alat hiburan seperti main game dan nonton film. Faktanya, perangkat ini juga dapat menjadi pendukung kegiatan belajar, termasuk alat presentasi guru dan murid. 

Sumber: canva.com

Untuk berpresentasi, salah satu aplikasi yang digunakan Miss Nabil adalah Keynote. Ia memilih Keynote karena memudahkan kegiatan belajar mengajar, khususnya presentasi. Keynote adalah aplikasi presentasi slideshow yang dikembangkan Apple. Aplikasi dapat digunakan untuk membuat presentasi dengan desain yang lebih menarik. Tak Heran jika Ms. Nabil menggunakan Keynote karena aplikasi ini.

Secara keseluruhan aplikasi Keynote sangat user-friendly tapi memberikan hasil presentasi yang canggih dan estetik. Guru dan murid dapat menguasainya dengan cepat. Keynote sangat mudah dioperasikan . Khusus Keynote versi iPad didesain khusus agar optimal digunakan dengan cara touch, tap, pinch, swipe, dan drag-and-drop. Fitur-fitur animasinya lebih canggih. (seperti animasi tulisan tangan), dan pilihan transisinya memberikan kesan kualitas sinema. Untuk alat bantu komunikasi visual, icon yang sangat cantik dan desai-desain grafik dan chart-nya lengkap. Bekerja dengan  Keynote tidak repot jika harus pindah dari iPad ke komputer Mac (atau laptop, lewat iCloud.com). Semua file disinkronisasi secara online. Jika kita tutup file di iPad, kita bisa melanjutkan langsung di komputer Mac (dan sebaliknya). Tidak perlu menduplikat file ke flashdisk maupun email.

Menggunakan Keynote seperti menjadi sutradara panggung. Kita mengatur apa yang tampil di panggung, kapan objeknya masuk dan keluar dari panggung. Objeknya bisa berupa teks, gambar, suara, maupun video. Jika rangkaian presentasi sudah rampung, kita bisa mengekspornya menjadi video. 

Degan fitur-fitur ini, Guru dapat membuat animasi untuk memvisualisasikan topik pelajaran yang abstrak, murid dapat mempertajam argumentasi mereka dengan latihan menggunakan grafik dan chart untuk menyuguhkan argumen dengan didukung data konkret. Murid dan guru bukan saja selesai di membuat presentasi, mereka juga bisa membuat video. Ini membuat Keynote sangat meningkatkan kualitas presentasi guru maupun murid, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar.