Kapasitas otak manusia sangat besar. Kebanyakan ahli syaraf memperkirakan kapasitas otak manusia setara dengan 10-100 terabyte. Besar sekali kan? Berarti yang informasi yang kita bisa ingat banyak sekali. Dari kecil kita sudah menyimpan milyaran kata, cara kita makan-berjalan, dan informasi-informasi lain. JIka diakumulasi, sudah berapa banyak yang data yang ada dalam otak kita?

Semakin banyak informasi yang kita serap, semakin strategis otak kita menentukan mana yang kita perlu ingat dan tidak. Sama seperti segudang materi yang harus dipahami murid-murid di sekolah. Dari informasi (rumus matematika, kosakata baru, dan lain-lain) hingga keterampilan mereka terima setiap harinya. Bagaimana cara mereka menyerap semuanya? Tentunya dengan mengulang-ulang materi yang telah disampaikan.

Menjelang ujian akhir murid harus mempelajari ulang semua materi yang sudah dipelajari. Bayangkan jika murid harus membawa seabrek buku semester lalu. Teknologi mobile, seperti iPad, bukan saja bisa menyimpan semua materi (buku teks, buku catatan, video belajar), tapi juga bisa dibawa ke mana-mana dengan mudah. Ini membuat belajar menjadi lebih mudah. Murid bisa menemukan buku dengan cepat, sampai menemukan halaman yang ia perlukan. Untuk murid yang lebih mudah belajar dengan mendengar, fitur seperti ‘read aloud’ (membacakan teks dalam naskah) akan membantunya. Ini membuat murid jadi efektif dan efisien belajar jika semua bahan belajarnya sudah ia simpan di iPad.

Situasi kegiatan belajar-mengajar SMP Islam Al Azhar 3

Tidak hanya untuk murid, guru pun dimudahkan. Materi ajar sangat mudah dibuka dan ditemukan dengan satu device saja. Kegiatan belajar mengajar pun lebih efisien. Seperti yang dilakukan Bu Ara, guru SMP Islam Al Azhar 3, Bintaro. Beliau menggunakan iPad untuk mengajar mulai dari tahun 2018, ketika SMP Islam Al Azhar 3 masih implementasi satu arah (guru sudah menggunakan iPad, murid belum), kemudian tahun 2019 implementasi dua arah (guru dan murid sudah menggunakan iPad).

“iPad menjadi gudang ingatan untuk murid dan guru.” kata Bu Ara saat bertemu dengan Tim Websis for Edu melalui Zoom meeting. Saat ingin mengulang materi lama, Bu Ara dengan mudah mengarahkan murid untuk membuka aplikasi seperti YouTube, Google Drive, atau pun aplikasi penunjang pembelajaran lainnya. Hal ini yang membuat Bu Ara menjadi lebih nyaman saat mengajar.

Bu Ara SMP Islam Al Azhar 3

Bu Ara menyadari bahwa penggunaan iPad akan semakin optimal jika dirinya tetap mau terus melakukan eksplorasi terkait metode belajar dan penggunaan teknologi. Dalam hal ini, Bu ara merasa sangat terbantu dengan adanya pendampingan dari Websis for Edu.